Body-Shaming dan Cara Mengatasinya dengan Hypnoterapi

image

Body-Shaming dan Cara Mengatasinya dengan Hypnoterapi

Body Shaming adalah suatu perilaku mempermalukan seseorang dengan memberikan komentar atau kritik negatif tentang tampilan tubuhnya. Body-shaming yang dilakukan oleh orang-orang terdekat sering kali masih dianggap sebagai wujud kepedulian agar korban body-shaming lebih termotivasi untuk memiliki tubuh “bagus”, “tampan” atau “cantik” yang sesuai dengan standar masyarakat. Sebaliknya, body-shaming dapat memberikan dampak negatif dalam kehidupan korban, meskipun dilakukan dengan cara yang paling halus sekalipun. Karena, tidak semua orang bisa menerima komentar dan body-shaming sebagai hal yang biasa dan wajar.

Salah satu dampak negatif yang ditimbulkan dari body-shaming adalah rasa malu. Perasaan malu yang dialami oleh seseorang akan membuat ia selalu memandang dirinya kurang. Dalam penelitian lain, ditemukan bahwa body-shaming berhubungan dengan gangguan depresi dan gangguan makan yang terjadi pada para remaja perempuan. Pada bulan November 2016, seorang remaja Texas bernama Brandy Vela melakukan tindakan bunuh diri setelah mengalami body-shaming karena bentuk tubuhnya. Dapat kita bayangkan bagaimana body-shaming memiliki dampak yang sangat buruk bagi orang lain.

Ketika seseorang mengalami body-shaming, ia akan cenderung mem’follow’ akun-akun sosial media yang berhubungan dengan “penurunan berat badan”, “mendapatkan tubuh langsing dan ideal”, atau “membuat kulit terlihat cerah”. Usaha-usaha tersebut bukanlah sesuatu yang negatif, namun apabila kita ingin belajar untuk menerima diri sendiri maka kita perlu melihat suatu hal dengan cara yang lebih positif.  Salah satu cara untuk memotivasi diri agar bisa menerima diri sendiri adalah dengan mengikuti akun-akun media sosial yang mendorong kita untuk memiliki pandangan yang lebih positif pada diri kita sendiri.

Ketika kita berolahraga atau melakukan diet, kita cenderung berpikir bahwa semua ini kita lakukan agar kita terlihat lebih cantik, lebih tampan, lebih menarik dan sebagainya. Ada baiknya kita mulai menumbuhkan mindset untuk menerima dan mencintai diri kita. Selalu tanamkan bahwa “Aku berolahraga dan makan makanan yang bergizi karena aku peduli dengan kesehatan diriku sendiri”. Dengan begitu, kita akan lebih bersyukur, menerima, dan mencintai diri.

Ketika kita mendapatkan body-shaming dari orang lain kita cenderung mengabaikannya, meskipun mungkin sebenarnya kita merasa sakit hati. Dalam hal ini kita bisa mencoba untuk “speak up”. Ceritakan secara personal terhadap pelaku tentang apa yang kita rasakan ketika ia mengomentari tubuh kita. Saat kita mengalami body-shaming seringkali kita merasa jelek, tidak cantik, bahkan kita berasumsi orang-orang akan membicarakan bentuk tubuh dan mengejek kita, sehingga kita memilih untuk “bersembunyi”. Dalam hal ini kita bisa mendorong diri kita untuk melangkah ke luar dari zona nyaman dan berada di tengah-tengah orang di sekitar kita. Apa yang kita pikirkan belum tentu terjadi, sehingga kita perlu mencoba dan melihat bagaimana reaksi orang-orang di sekitar dengan kehadiran kita. Ingatlah selalu bahwa sikap, perilaku, dan kepribadian kitalah yang memiliki peranan penting tanggapan orang lain terhadap kita.

 

Temukan sisi positif dari dirimu dengan melakukan hypnoterapi agar kita lebih bisa berpikir lebih positif tentang diri kita

Hypnoterapi membuat kita lebih menyadari kelebihan yang kita miliki, sehingga kita merasa lebih bersyukur terhadap diri kita sendiri.

 

jika anda kurang memahami bisa mengirimkan pertanyaan tentang segala sesuatu tentang pikiran bawah sadar , dialamatkan ke : jl Gatot Subroto VI/27 Denpasar Bali telp 0361 426782 -0811380675 atau ID line : santysastra , email : santysastra @yahoo.co.id

Fri, 8 Nov 2019 @21:24


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

image

SANTY SASTRA PUBLIC SPEAKING


Jl. Gatot Subroto VI/27 Denpasar-Bali
Telp.0361-426782 / 0811380675
Line : santysastra
PROFILE SANTY SASTRA PUBLIC SPEAKING

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Copyright © 2019 Santy Sastra Production · All Rights Reserved